| Indonesia | English | ||||||
| Sistem Akses Sulit / Confined Space | ||||||
Confined Space atau akses sulit adalah situasi yang sangat berbeda daripada lokasi bekerja lainnya. Semua akses sulit memiliki ruang keluar / masuk yang sangat terbatas dan biasanya hanya terdapat satu bukaan akses saja. |
||||||
Bukaan jalan masuk & keluar serta ruang dalam area kerja biasanya hanya cukup untuk satu orang pekerja saja dalam menjalankan pekerjaannya. |
||||||
Di UK, 'Confined Space Regulations 1997' mendefinisikan akses sulit sebagai “setiap area kerja termasuk, chamber, tanki, silo, lobang/pit, terowongan, pipa, gorong-gorong, cerobong asap, sumur atau sejenisnya dimana bila dalam keadaan terbuka terdapat resiko tertentu” |
||||||
Untuk bekerja pada area akses sulit harus memperhatikan jenis – jenis resiko yang akan dihadapi, pekerja harus terlatih dan mengunakan perlengkapan yang memadai untuk menjamin keselamatan pekerja. Tripods, Quad Pods, Monopods dan Davits dapat digunakan sebagai patok tambat yang dapat juga dikombinasikan dengan peralatan pencegah jatuh dan rescue serta katrol. Bila jalan masuk ke akses sulit dilalui oleh tangga maka pekerja dapat menghubungkannya dengan system pencegah jatuh dan alat penyelamat darurat. Sehingga bila terjatuh maka korban dapat dengan mudah ditolong baik untuk diturunkan atau ditarik ke atas. Perhatian – system ini tidak dapat digunakan sebagai alat untuk menaik-turunkan pekerja, hanya digunakan untuk menaik-turunkan korban dalam situasi penyelamatan. |
||||||
Untuk melakukan pekerjaan di area akses sulit yang mengharuskan pekerja diturun-naikkan, maka harus digunakan katrol / winch – yang juga dihubungkan dengan sistem pencegah jatuh dan alat penyelamat darurat. Harus dipastikan bahwa sistem untuk menurun-naikkan pekerja terpisah dengan sistem pencegah jatuh (working line & safety line). Dalam hal ini penentuan panjang kabel line & tipe harness harus ditentukan dengan tepat. |
||||||
| Sesuai standard EN 795 class B | ||||||
![]() |
||||||
| ______________________ | ||||||